Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khutbah. Tampilkan semua postingan
Khutbah Jum'at : Bahaya Hasad

Khutbah Jum'at : Bahaya Hasad

 Khutbah Jum'at : Bahaya Hasad

ุงู„ْุญَู…ْุฏُ ู„ِู„ّٰู‡ِ ุงู„ْู…َู„ِูƒِ ุงู„ุฏَّูŠَّุงู†ِ، ูˆَุงู„ุตَّู„َุงุฉُ ูˆَุงู„ุณَّู„َุงู…ُ ุนَู„َู‰ ู…ُุญَู…َّุฏٍ ุณَูŠِّุฏِ ูˆَู„َุฏِ ุนَุฏْู†َุงู†َ، ูˆَุนَู„َู‰ ุงٰู„ِู‡ِ ูˆَุตَุญْุจِู‡ِ ูˆَุชَุงุจِุนِูŠْู‡ِ ุนَู„َู‰ ู…َุฑِّ ุงู„ุฒَّู…َุงู†ِ، ูˆَุฃَุดْู‡َุฏُ ุฃَู†ْ ู„َّุง ุฅِู„ٰู‡َ ุฅِู„َّุง ุงู„ู„ู‡ُ ูˆَุญْุฏَู‡ُ ู„َุง ุดَุฑِูŠْูƒَ ู„َู‡ُ ุงู„ْู…ُู†َู€ุฒَّู‡ُ ุนَู†ِ ุงู„ْุฌِุณْู…ِูŠَّุฉِ ูˆَุงู„ْุฌِู‡َุฉِ ูˆَุงู„ุฒَّู…َุงู†ِ ูˆَุงู„ْู…َูƒَุงู†ِ، ูˆَุฃَุดْู‡َุฏُ ุฃَู†َّ ุณَูŠِّุฏَู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏًุง ุนَุจْุฏُู‡ُ ูˆَุฑَุณُูˆْู„ُู‡ُ ุงู„َّุฐِูŠْ ูƒَุงู†َ ุฎُู„ُู‚ُู‡ُ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†َ 

ุฃَู…َّุง ุจَุนْุฏُ، ุนِุจَุงุฏَ ุงู„ุฑَّุญْู…ٰู†ِ، ูَุฅู†ِّูŠ ุฃُูˆْุตِูŠْูƒُู…ْ ูˆَู†َูْุณِูŠ ุจِุชَู‚ْูˆَู‰ ุงู„ู„ู‡ِ ุงู„ู…َู†َّุงู†ِ، ุงู„ْู‚َุงุฆِู„ِ ูِูŠ ูƒِุชَุงุจِู‡ِ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ: ุงِู†َّ ุงู„ْู…ُุชَّู‚ِูŠْู†َ ูِูŠْ ุฌَู†ّٰุชٍ ูˆَّุนُูŠُูˆْู†ٍۙ، ุงٰุฎِุฐِูŠْู†َ ู…َุงٓ ุงٰุชٰู‰ู‡ُู…ْ ุฑَุจُّู‡ُู…ْ ۗ ุงِู†َّู‡ُู…ْ ูƒَุงู†ُูˆْุง ู‚َุจْู„َ ุฐٰู„ِูƒَ ู…ُุญْุณِู†ِูŠْู†َۗ (ุงู„ุฐุงุฑูŠุงุช: ูกูฆ-ูกูง)

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Kenikmatan surga itu lebih utama, lebih lama, dan lebih agung daripada kenikmatan dunia. Kenikmatan dunia tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kenikmatan surga. Karenanya, kita harus terus berusaha menjadi orang yang bertakwa. Karena takwa-lah yang menjadi bekal kita untuk meraih kebahagiaan yang abadi di akhirat.  Takwa bukan hanya pekerjaan lahiriyyah, tapi juga pekerjaan bathiniyyah, karena ada orang yang lahirnya rajin beribadah, tapi hatinya tidak dijaga dari penyakit penyakit hati, maka makin lama ibadahnya makin berkurang, bahkan walaupun masih beribadah, tapi ibadahnya tanpa isi, tanpa esensi karena habis digerogoti oleh penyakit hati, dan salah satu penyakit hati yang menggerogoti ibadah adalah hasud, sebagaimana dikatakan dalam sebuah hadits

ุฅِูŠَّุงูƒُู…ْ ูˆَุงู„ْุญَุณَุฏَ ูَุฅِู†َّ ุงู„ْุญَุณَุฏَ ูŠَุฃْูƒُู„ُ ุงู„ْุญَุณَู†َุงุชِ ูƒَู…َุง ุชَุฃْูƒُู„ُ ุงู„ู†َّุงุฑُ ุงู„ْุญَุทَุจَ

“Jauhkanlah dirimu dari sifat hasad karena sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.”

Adapun yang disebut dengan hasud Adalah

( ุชَู…َู†ّู‰ ุฒَูˆุงู„ِ ู†ِุนَู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุชุนุงู„ู‰ ุนَู†ْ ุฃุฎูŠْูƒَ ุงู„ู…ุณู„ู…ِ ุณูˆุงุกٌ ูƒุงู†ุชْ ุงู„ู†ّุนู…ุฉُ ุฏُู†ูŠุงูˆِูŠٌّุง ุฃูˆ ุฃُุฎุฑุงูˆِูŠٌّุง) yaitu menginginkan hilangnya ni’mat Alloh dari saudaramu sesama Muslim, baik itu ni’mat duniawi atau ni’mat ukhrowi

ร˜  Hasud dalam urusan dunia, dimana seseorang iri atas ni’mat dunia yang Alloh berikan kepada saudaranya sesama Muslim, sehingga dia mengharapkan, bahkan mendo’akan dan berupaya agar ni’mat itu tercabut dari saudaranya tersebut.

ร˜  Hasud dalam urusan ukhrowi, seperti hasudnya Bani Isroil kepada ummat Islam(khususnya Nabi Muhammad) karena kehormatan yang Alloh berikan berupa kenabian, atau hasadnya Qobil kepada Habil karena Qurban persembahan Habil diterima oleh Alloh.

 

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Hasad adalah penyakit hati yang tentu saja tidak tiba tiba datang, sebagaimana kita ketahui satu dosa tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan dosa dosa lainnya, begitu juga sifat buruk, pasti terhubung dengan sifat buruk lainnya, hasad juga sama, ada penyebab dan pemicunya.

Imam Al Ghozali menyebutkan setidaknya ada enam penyebab sifat hasad tumbuh subur dalam diri seseorang

1.     Permusuhan dan kebencian seseorang kepada yang lainnya, seperti permusuhan dan kebencian qobil kepada habil yang diawali dengan pernikahan yang dianggap tidak adil menurut qobil.

2.     Rasa paling mulia, seperti iblis yang merasa lebih mulia dari adam hingga tidak mau sujud tahiyyat kepada Adam, walau[un itu perintah Alloh

3.     Kesombongan dan takabbur

4.     Ujub dengan kekuatan diri

5.     Ketakutan mendapat saingan

6.     Ambisi terhadap kedudukan, sehingga karena ambisi tersebut dia akan berusaha menyinglkirkan orang yang dianggap sebagai ancaman.

 

Imam Ibnul Qoyyim Al Jauzi menyebutkan dalam kitab Al Fawaid tentang keburukan keburukan sifat hasad, yaitu

1.     Hasad merupakan tindakan berpaling dari kebenaran

2.     Hasad merupakan protes terhadap takdir dan ketentuan dari Alloh

3.     Hasad adalah upaya menghilangkan keutamaan Alloh atas hamba hamba pilihan

4.     Keinginan buruk berupa hilangnya ni’mat orang lain.

 

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Dari keterangan keterangan diatas kita dapat menyimpulkan bahwa salah satu sumber penyakit hasad adalah sifat iri, dimana sifat iri ada pada setiap orang, sebagaimana dikatakan Ibnu Taimiyyah dalam kitabnya Majmu’ Al Fatawa

ู…َุง ุฎَู„َุง ุฌَุณَุฏٌ ู…ِู†ْ ุญَุณَุฏٍ ู„َูƒِู†َّ ุงู„ู„َّุฆِูŠู…َ ูŠُุจْุฏِูŠู‡ِ ูˆَุงู„ْูƒَุฑِูŠู…َ ูŠُุฎْูِูŠู‡ِ

“Setiap jasad tidaklah bisa lepas dari yang namanya hasad (iri). Namun, orang yang berpenyakit (hati) akan menampakkannya sedangkan orang yang mulia (hatinya) akan menyembunyikannya.”

Bagi orang yang hatinya tidak sehat, sifat iri akan menghasilkan hasad yaitu sangat menginginkan hilangnya ni’mat orang lain,(ุชَู…َู†ّู‰ ุฒَูˆุงู„ِ ู†ِุนَู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุชุนุงู„ู‰ ุนَู†ْ ุฃุฎูŠْูƒَ ุงู„ู…ุณู„ู…ِ), dan bagi orang yang hatinya sehat, sifat iri akan menghasilkan sifat ghibthoh, yaitu sebagaimana dikatakan dalam hadits Rosululloh SAW yang diriwayatkan Imam Muslim dari Ibnu Umar dari Bapaknya yaitu Umar

ู‚َุงู„َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ู„َุง ุญَุณَุฏَ ุฅِู„َّุง ุนَู„َู‰ ุงุซْู†َุชَูŠْู†ِ ุฑَุฌُู„ٌ ุขุชَุงู‡ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ู‡َุฐَุง ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ูَู‚َุงู…َ ุจِู‡ِ ุขู†َุงุกَ ุงู„ู„َّูŠْู„ِ ูˆَุขู†َุงุกَ ุงู„ู†َّู‡َุงุฑِ ูˆَุฑَุฌُู„ٌ ุขุชَุงู‡ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ู…َุงู„ًุง ูَุชَุตَุฏَّู‚َ ุจِู‡ِ ุขู†َุงุกَ ุงู„ู„َّูŠْู„ِ ูˆَุขู†َุงุกَ ุงู„ู†َّู‡َุงุฑِ

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak boleh iri  kecuali pada dua hal. (Pertama) kepada seorang yang telah diberi Allah (hafalan) Al Qur`an, hingga ia membacanya siang dan malam. (Kedua) kepada seorang yang dikaruniakan Allah harta kekayaan, lalu dibelanjakannya harta itu siang dan malam (di jalan Allah), "

Dalam hadits ini iri dibolehkan apabila memberikan motivasi kepada kita untuk beramal lebih baik, dicontohkan disini, ingin membaca Al Qur’an seperti orang yang sudah menghafalnya, dan ingin bershodaqoh seperti sodaqohnya orang kaya.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

 

Bila hasud Adalah perbuatan buruk yang membawa kepada kerusakan dan terhapusnya amalan, maka meninggalkan hasud akan membawa kepada kebaikan dan dimasukkan kedalam surga, dalam sebuah kisah disebutkan

Disebutkan dalam hadits bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah duduk dengan beberapa sahabatnya, lalu Rasulullah bersabda: “Akan muncul seseorang dari penduduk surga,” lalu muncullah seorang Anshar dalam keadaan ia membawa sendalnya dan dalam keadaan dia habis berwudhu.

Keesokan harinya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kembali bersabda: “Akan datang orang penduduk surga,” kemudian ternyata yang muncul orang itu lagi.

Keesokan harinya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam kembali bersabda: “Akan muncul seorang penduduk surga,” ternyata yang muncul yang itu lagi.

Maka Abdullah bin ‘Amr bin Al-Ash merasa heran mengapa dia hebat sekali sampai dijamin langsung oleh Rasulullah bahwa ia termasuk penduduk surga. Maka ia pun datang kepada sahabat tersebut, kemudian ia meminta izin untuk tinggal selama tiga hari tiga malam lamanya. Hanya ingin melihat bagaimana amalan orang yang telah Rasulullah sebutkan bahwa ia penduduk surga.

Ternyata Abdullah bin ‘Amr bin Al-Ash tidak mendapatkan amalaan yang istimewa, bahkan disebutkan dalam riwayat bahwa sahabat ini mencukupkan diri dengan yang wajib-wajib saja tanpa yang sunnah.

Setelah tiga hari lamanya, Abdullah bin ‘Amr berkata: “Wahai Fulan, sesungguhnya aku menginap di sini karena aku ingin melihat bagaimana amalanmu. Karena Rasulullah tiga kali mengatakan engkau penduduk surga, tapi aku tidak mendapatkan sesuatu yang istimewa dari amalanmu.”

Orang ini berkata: “Demikian amalku, akan tetapi aku sama sekali tidak pernah dengki kepada siapapun juga.” Kata Abdullah bin ‘Amr: “Dengan ini kamu masuk surga.”

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Untuk menghindari sifat Hasud, maka kita harus memastikan hati kita sehat, karena kebaikan dan kesehatan hati adalah sumber dari kebaikan dalam hidup kita sebagaimana dikatakan Rosululloh

ุฃَู„ุงَ ูˆَุฅِู†َّ ููŠ ุงู„ุฌَุณَุฏِ ู…ُุถْุบَุฉً ุฅِุฐَุง ุตَู„َุญَุชْ ุตَู„َุญَ ุงู„ْุฌَุณَุฏُ ูƒُู„ُّู‡ُ ูˆَุฅِุฐَุง ูَุณَุฏَุชْ ูَุณَุฏَ ุงู„ุฌَุณَุฏُ ูƒُู„ُّู‡ُ ุฃَู„ุง ูˆَู‡ِูŠَ ุงู„ู‚َู„ْุจُ (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู…)

“Ingatlah sesungguhnya dalam jasad ada segumpal daging, jika ia baik maka baik pula seluruh anggota badan dan jika ia rusak maka rusak pula seluruh anggota badan, ketahuilah, ia adalah hati” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Demikian khutbah singkat pada siang hari yang penuh keberkahan ini. Semoga bermanfaat dan membawa barakah bagi kita semua. Amin.

ุฃَู‚ُูˆْู„ُ ู‚َูˆْู„ِูŠْ ู‡ٰุฐَุง ูˆَุฃَุณْุชَุบْูِุฑُ ุงู„ู„ู‡َ ู„ِูŠْ ูˆَู„َูƒُู…ْ، ูَุงุณْุชَุบْูِุฑُูˆْู‡ُ، ุฅِู†َّู‡ُ ู‡ُูˆَ ุงู„ْุบَูُูˆْุฑُ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…ُ

ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‰ ูˆู„ูƒู… ูู‰ ุงู„ู‚ุฑุขู† ุงู„ุนุธูŠู… ูˆู†ูุนู†ู‰ ูˆุฅูŠุงูƒู… ุจِู…ุง ููŠู‡ ู…ู† ุงู„ุขูŠุงุช ูˆุงู„ุฐูƒุฑ ุงู„ุญูƒูŠู… ูˆุชู‚ุจู„ ู…ู†ู‰ ูˆู…ู†ูƒู… ุชู„ุงูˆุชู‡ ุฅู†ّู‡ ู‡ูˆ ุงู„ุบููˆุฑ ุงู„ุฑุญูŠู…


ุงู„ุญู…ุฏ ุงู„ู„ู‡ ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู† ูˆุจِู‡ِ ู†َุณْุชَุนูŠู†ُ ุนู„ู‰ ุฃُู…ูˆุฑ ุงู„ุฏّู†ْูŠุง ูˆุงู„ุฏّูŠู† ูˆุงู„ุตّู„ุงุฉُ ูˆุงู„ุณّู„ุงู…ُ ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏ ุงู„ู…ุฑุณู„ูŠู† ูˆุฎุงุชَู…ِ ุงู„ู†ّุจูŠّูŠู† ูˆุฅู…ุงู… ุงู„ู…ُุฌุง ู‡ุฏูŠู† ุณูŠّุฏِู†ุง ู…ุญู…ّุฏٍ ูˆุนู„ู‰ ุฃู„ِู‡ِ ูˆุตَุญْุจู‡ِ ุฃุฌْู…ุนูŠู†,ุฃู…ّุง ุจَุนْุฏُ

ููŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุญุงุถุฑูˆู† ุงุชู‚ูˆุงู„ู„ู‡ ุญู‚ّ ุชู‚ุงุชู‡ ูˆู„ุง ุชู…ูˆุชู†ّ ุฅู„ّุง ูˆุงู†ุชู… ู…ุณู„ู…ูˆู† ุฃุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุดูŠุทุงู† ุงู„ุฑّุฌูŠู… ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑّุญู…ู† ุงู„ุฑّุญูŠู…  ูŠุงุฃูŠّู‡ุง ุงู„ู†ّุงุณ ุงุชู‚ูˆุง ุฑุจّูƒู… ุงู„ุฐูŠ ุฎู„ู‚ูƒู… ู…ู† ู†ูุณ ูˆุงุญุฏุฉ ูˆุฎู„ู‚ ู…ู†ู‡ุง ุฒูˆุฌู‡ุง ูˆุจุซّ ู…ู†ู‡ุง ุฑุฌุงู„ุง ูƒุซูŠุฑุง ูˆู†ุณุงุก,ูˆุงุชู‚ูˆุง ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฐูŠ ุชุณุงุฆู„ูˆู† ุจู‡ ูˆุงู„ุงุฑุญุงู…,ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูƒุงู† ุนู„ูŠูƒู… ุฑู‚ูŠุจุง,ูˆู‚ุงู„ ุฃูŠุตุง : ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูˆู…ู„ุงุฆูƒุชู‡ ูŠُุตู„ّูˆู† ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠّ ูŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุฐูŠู† ุฃู…ู†ูˆุง ุตู„ّูˆุง ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ّู…ูˆุง ุชุณู„ูŠู…ุง,ุงู„ู„ู‡ู…ّ ุตู„ّ ูˆุณู„ّู… ูˆุจุงุฑูƒ ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏู†ุง ูˆุญุจูŠุจู†ุง ูˆุดููŠุนู†ุง ูˆู…ูˆู„ุงู†ุง ู…ุญู…ّุฏ ูˆุณู„ِّู… ูˆุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุชุจุงุฑูƒ ูˆุชุนุงู„ู‰ ุนู† ูƒู„ّ ุตุญุงุจุฉ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุงุฌู…ุนูŠู†,ุงู…ูŠู† ูŠุง ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

ุงู„ู„ู‡ู…ّ ุงุบูุฑ ู„ู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูˆุงู„ู…ุคู…ู†ุงุช ูˆุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ูˆุงู„ู…ุณู„ู…ุงุช ุงู„ุฃุญูŠุงุก ู…ู†ู‡ู… ูˆุงู„ุงู…ูˆุงุช,ุฅู†ّูƒ ุณู…ูŠุน ู‚ุฑูŠุจ ู…َุฌูŠุจ ุงู„ุฏّุนูˆุงุช ูŠุง ู‚ุงุถูŠ ุงู„ุญุงุฌุงุช,ุฑุจّู†ุง ู„ุง ุชُุฒุบ ู‚ุงูˆุจَู†ุง ุจุนุฏ ุฅุฐْ ู‡ุฏูŠุชู†ุง ูˆู‡ุจ ู„ู†ุง ู…ู† ู„ุฏู†ูƒ ุฑุญู…ุฉ ุฅู†ّูƒ ุงู†ุช ุงู„ูˆู‡ّุงุจ,ุฑุจّู†ุง ู„ุง ุชุคุงุฎุฐู†ุง ุฅู† ู†ุณูŠู†ุง ุฃูˆ ุฃุฎุทุฆู†ุง ุฑุจّู†ุง ูˆู„ุง ุชุญู…ู„ ุนู„ูŠู†ุง ุฅุตุฑุง ูƒู…ุง ุญู…ู„ุชู‡ ุนู„ู‰ ุงู„ุฐูŠู† ู…ู† ู‚ุจู„ู†ุง ุฑุจّู†ุง ูˆู„ุง ุชُุญู…ّู„ู†ุง ู…ุง ู„ุง ุทุงู‚ุฉ ู„ู†ุง ุจู‡ ูˆุงุนู ุนู†ّุง ูˆุงุบูุฑ ู„ู†ุง ูˆุงุฑุญู…ู†ุง ุงู†ุช ู…ูˆู„ุงู†ุง ูุงู†ุตุฑู†ุง ุบู„ู‰ ุงู„ู‚ูˆู… ุงู„ูƒุงูุฑูŠู†,ุฑุจّู†ุง ุงุชู†ุง ูู‰ ุงู„ุฏّู†ูŠุง ุญุณู†ุฉ ูˆูู‰ ุงู„ุฃุฎุฑุฉ ุญุณู†ุฉ ูˆู‚ู†ุง ุนุฐุงุจ ุงู„ู†ّุงุฑ

ุนุจุงุฏ ุงู„ู„ู‡ ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูŠุฃู…ุฑ ุจุงู„ุนุฏู„ ูˆุงู„ุฅุญุณุงู† ูˆุฅูŠุชุงุก ุฐู‰ ุงู„ู‚ุฑุจَู‰ ูˆูŠู†ู‡ู‰ ุนู† ุงู„ูุญุดุงุก ูˆุงู„ู…ู†ูƒุฑ ูˆุงู„ุจุบูŠ ูŠَุนِุธُูƒู… ู„ุนู„ّูƒู… ุชุฐูƒّุฑูˆู† ูˆู„ุฐูƒุฑุงู„ู„ู‡ُ ุงูƒุจุฑ(ุฃู‚ูŠู…ูˆุง ุงู„ุตู„ุงุฉ)

 

 

 

 

 

Kejadian di bulan Sya'ban

Kejadian di bulan Sya'ban

 Kejadian kejadian di Bulan Sya'ban

ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุงู„ุฐูŠ ุฃู†ุนู…ู†ุง ุจู†ุนู…ุฉ ุงู„ุฅูŠู…ุงู† ูˆุงู„ุฅุณู„ุงู…ِ-,ูˆู‡ุฏุงู†ุง ุฅู„ู‰ ุตุฑุงุทِ ุงู„ู…ุณุชู‚ูŠู…-ูˆุงู„ุตّู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณّู„ุงู… ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏู†ุง ู…ุญู…ّุฏٍ ุฎูŠุฑ ุงู„ุฃู†ุงู…-ูˆุนู„ู‰ ุขู„ู‡ ูˆุฃุตุญุงุจู‡ ุงู„ูƒุฑุงู… -ุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ّุง ุงู„ู„ู‡ُ ุงู„ู…ู„ูƒُ ุงู„ู‚ُุฏّูˆุณُ ุงู„ุณّู„ุงู…ُ-ูˆุฃุดู‡ุฏ ุฃู†ّ ุณูŠّุฏَู†ุง ูˆุญุจูŠุจَู†ุง ู…ุญู…ّุฏًุง ุนุจุฏُู‡ ูˆุฑุณูˆู„ُู‡ ุตุงุญุจُ ุงู„ุดّุฑَูِ ูˆุงู„ุงุญุชุฑุงู…ِ-ุฃู…ّุง ุจุนุฏ-ููŠุงุฃูŠّู‡ุง ุงู„ู…ุคู…ู†ูˆู†- ุงุชَّู‚ُูˆุงْ ุงู„ู„ّู‡َ ุญَู‚َّ ุชُู‚َุงุชِู‡ِ ูˆَู„ุงَ ุชَู…ُูˆุชُู†َّ ุฅِู„ุงَّ ูˆَุฃَู†ุชُู… ู…ُّุณْู„ِู…ُูˆู†َ-ูˆุงุดูƒُุฑูˆู‡ ุนู„ู‰ ู…ุง ู‡ุฏุงูƒُู… ู„ู„ุฅุณู„ุงู…-ูˆุฃูˆู„َุง ูƒู… ู…ู† ุงู„ูَุถْู„ِ ูˆุงู„ุฅู†ุนุงู…ِ-ูˆุฌุนู„َูƒُู… ู…ِู† ุฃُู…ّุฉِ ุฐูˆูŠ ุงู„ุฃุฑุญุงู…ِ-ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَู…َู„َุงุฆِูƒَุชَู‡ُ ูŠُุตَู„ُّูˆู†َ ุนَู„َู‰ ุงู„ู†َّุจِูŠِّ ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ุตَู„ُّูˆุง ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„ِّู…ُูˆุง ุชَุณْู„ِูŠู…ุงً

Jama’ah Jum’at Rohimakumulloh.

Puji Syukur marilah kita panjatkan ke hadhirat Alloh SWT yang telah memberikan kita ni’mat keimanan, kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul di majlis jum’at yang penuh berkah ini. Sholawat serta Salam semoga senantiasa tercurahkan kepada Nabi Mauhammad SAW, keluarga dan para Shohabatnya yang mulia..Aaamiin..

Pada kesempatan kali ini, marilah kita merenungkan betapa pentingnya memiliki ketakwaan sebagai seorang muslim. Takwa yang merupakan landasan yang menjadi kunci keselamatan di dunia dan di Akhirat dan harus kita pertahankan sampai kita berpisah dengan kehidupan dunia. Alloh SWT berfirman

ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุงْ ุงุชَّู‚ُูˆุงْ ุงู„ู„ّู‡َ ุญَู‚َّ ุชُู‚َุงุชِู‡ِ ูˆَู„ุงَ ุชَู…ُูˆุชُู†َّ ุฅِู„ุงَّ ูˆَุฃَู†ุชُู… ู…ُّุณْู„ِู…ُูˆู†َ

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam

Ketakwaan juga merupakan cara untuk membuktikan keimanan kita kepada Alloh. Takwa mendorong kita untuk melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Ketakwaan mengajarkan kita untuk selalu berusaha menjadi pribadi yang berbakti kepada Alloh dan berbuat baik kepada sesama, sehingga kita harus mengembangkan ketakwaan dalam semua aspek kehidupan, baik dalam hubungan vertikal dengan sang Pencipta, maupun dalam hubungan social kemasyarakatan.

Ketakwaan memotivasi kita untuk berperilaku baik dan memperlakukan orang lain dengan adil dan baik, serta menjauhi perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Oleh karena itu mari kita perkuat ketakwaan kepada Alloh SWT agar kita senantiasa berada di jalan yang benar dan mendapatkan petunjuk dari Alloh SWT.

Jama’ah Jum’at Rohimakumulloh.

Pada bulan ini kita telah memasuki bulan yang ke delapan dari bulan-bulan hijriah, yaitu bulan Sya’ban, bulan yang diapit oleh dua bulan yang mulia, bulan Rojab dan Romadhon, yang seolah olah tiga bulan ini merupakan satu paket yang ditunggu tunggu oleh umat islam dengan banyaknya do’a yang dipanjatkan yang merupakan hadits yang diriwayatkan oleh Shohabat Anas bin Malik R.A.

ุงู„ู„ّู‡ู…ّ ุจุงุฑูƒ ู„ู†ุง ููŠ ุฑุฌَุจَ ูˆุดุนْุจุงู†َ ูˆุจู„ّุบْู†ุง ุฑู…ุถุงู†َ

Ya Alloh, berkahilah kami pada bulan Rojab dan bulan Sya’ban, dan sampaikanlah kami pada bulan Romadhon.

Dalam hadits Riwayat Anas bin Malik, Nabi bersabda.

ุฅู†ّู…ุง ุณُู…ِูŠَ ุดุนْุจุงู†َ ู„ุฃู†ّู‡ ูŠَุชَุดَุนَّุจُ ููŠู‡ ุฎูŠุฑٌ ูƒุซูŠุฑٌ ู„ู„ุตّุงุฆู… ููŠู‡ ุญุชّู‰ ูŠุฏْุฎُู„َ ุงู„ุฌู†ّุฉَ

Dinamakan bulan Sya’ban karena di dalamnya terdapat banyak cabang (Syu’ab/Syu’ban) kebaikan, diantaranya adalah kebaikan bagi orang yang berpuasa di dalamnya, hingga ia masuk surga

Adapun kebaikan atau keistimewaan bulan Sya’ban adalah

1.       Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal manusia dalam satu tahun

 Jama’ah Jum’at Rohimakumulloh

Sebagaimana kita tahu bahwa bagi setiap hamba ada pencatat Amal, yaitu malaikat Rokib dan ‘Atid

ู…َุง ูŠَู„ْูِุธُ ู…ِู† ู‚َูˆْู„ٍ ุฅِู„َّุง ู„َุฏَูŠْู‡ِ ุฑَู‚ِูŠุจٌ ุนَุชِูŠุฏٌ

Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.(Qof :18)

Dalam ayat lain, yaitu Surat Al Infithor ayat 11 dan 12 Alloh SWT berfirman

ูƒِุฑَุงู…ุงً ูƒَุงุชِุจِูŠู†َ- ูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ ู…َุง ุชَูْุนَู„ُูˆู†َ

yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu)- mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan

dan amal amal yang sudah dicatat, dilaporkan kepada Alloh SWT, harian-mingguan dan tahunan.

Laporan harian dilakukan pagi dan petang, sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan Imam Muslim dari Shohabat Abu Musa Al ‘Asy’ari

ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒّ ูˆุฌู„ّ ู„ุง ูŠู†ุงู…ُ ูˆู„ุง ูŠู†ุจุบูŠ ู„ู‡ ุฃู† ูŠู†ุงู…َ ูŠุฎْูِุถُ ุงู„ู‚ِุณุทَ ูˆูŠุฑْูَุนُู‡ُ-ูŠُุฑْูَุนُ ุฅู„ูŠู‡ ุนู…ู„ُ ุงู„ู„ّูŠู„ ู‚ุจู„َ ุนู…ู„ِ ุงู„ู†ّู‡ุงุฑ-ูˆุนู…ู„ُ ุงู„ู†ّู‡ุงุฑِ ู‚ุจู„ ุนู…ู„ُ ุงู„ู„ّูŠู„

Sesungguhnya Alloh tidak tidur dan tidak layak untuk tidur. Dia merendahkan dan meninggikan timbangan amal. Amal malam diangkat kepada-Nya sebelum siang, dan Amal siang diangkat kepada-Nya sebelum malam.

Laporan mingguan tiap hari senin dan kamis, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Abu Hurairah.

ูŠُุบْุฑَุถُ ุงู„ุฃุนู…ุงู„ُ ูŠูˆู…َ ุงู„ุฅุซู†ูŠู† ูˆุงู„ุฎู…ูŠุณ ููŠُุบْูَุฑُ ู„ู…ู† ู„ุง ูŠُุดْุฑِูƒُ ุจุงู„ู„ู‡ ุดูŠุฆَุง-ุฅู„ّุง ุฑุฌُู„ุง ุจูŠู†ู‡ُ ูˆุจูŠู†َ ุฃุฎูŠู‡ ุดุญْู†ุงุกُ-ูŠู‚ูˆู„ : ุฏุนูˆุง ู‡ุฐูŠู†ِ ุญุชّู‰ ูŠุตْุทَู„ุญุง

Amal Amalan itu ditunjukkan kepada Alloh pada hari Senin dan Kamis. Maka akan diampuni dosa orang yang tidak menyekutukan-Nya, kecuali seorang laki laki yang diantara dirinya dan saudaranya terdapat permusuhan. Biarkan kedua laki laki tersebut, sampai keduanya berishlah.

dan Laporan tahunan terjadi pada bulan Sya’ban

ุฐุงูƒَ ุดู‡ุฑٌ ูŠَุบْูُู„ُ ุงู„ู†ّุงุณُ ุนู†ู‡ ุจูŠู†َ ุฑุฌَุจٍ ูˆุฑู…ุถุงู†َ ูˆู‡ูˆ ุดู‡ุฑٌ ูŠُุฑْูุนُ ููŠู‡ ุงู„ุฃุนู…ุงู„ ุฅู„ู‰ ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู† ูุฃُุญِุจُّ ุฃู† ูŠُุฑูุนَ ุนู…ู„ูŠ ูˆุฃู†ุง ุตุงุฆู…ٌ(ุฑูˆุงู‡ ุงู„ู†ّุณุงุฆูŠ)

ini adalah bulan yang kerap dilalaikan oleh manusia darinya. Ia adalah bulan antara Rojab dan Romadhon, yaitu bulan dimana amal amal akan diangkat kepada Robb semesta alam, maka aku senang amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa.

2.       Bulan diperintahkannya Rosululloh untuk berkiblat kembali ke Baitulloh di Makkah. Alloh berfirman dalam Surat Al Baqoroh : 144

ู‚َุฏْ ู†َุฑَู‰ ุชَู‚َู„ُّุจَ ูˆَุฌْู‡ِูƒَ ูِูŠ ุงู„ุณَّู…َุงุก ูَู„َู†ُูˆَู„ِّูŠَู†َّูƒَ ู‚ِุจْู„َุฉً ุชَุฑْุถَุงู‡َุง ูَูˆَู„ِّ ูˆَุฌْู‡َูƒَ ุดَุทْุฑَ ุงู„ْู…َุณْุฌِุฏِ ุงู„ْุญَุฑَุงู…ِ ูˆَุญَูŠْุซُ ู…َุง ูƒُู†ุชُู…ْ ูَูˆَู„ُّูˆุงْ ูˆُุฌُูˆِู‡َูƒُู…ْ ุดَุทْุฑَู‡ُ ูˆَุฅِู†َّ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุฃُูˆْุชُูˆุงْ ุงู„ْูƒِุชَุงุจَ ู„َูŠَุนْู„َู…ُูˆู†َ ุฃَู†َّู‡ُ ุงู„ْุญَู‚ُّ ู…ِู† ุฑَّุจِّู‡ِู…ْ ูˆَู…َุง ุงู„ู„ّู‡ُ ุจِุบَุงูِู„ٍ ุนَู…َّุง ูŠَุนْู…َู„ُูˆู†َ

Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit , maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.

Hikmah dari peristiwa ini adalah Alloh hendak membuktikan siapa orang yang benar benar beriman dan ta’at, dan siapa orang yang inkar kepada-Nya.

ูˆَู…َุง ุฌَุนَู„ْู†َุง ุงู„ْู‚ِุจْู„َุฉَ ุงู„َّุชِูŠ ูƒُู†ุชَ ุนَู„َูŠْู‡َุง ุฅِู„ุงَّ ู„ِู†َุนْู„َู…َ ู…َู† ูŠَุชَّุจِุนُ ุงู„ุฑَّุณُูˆู„َ ู…ِู…َّู† ูŠَู†ู‚َู„ِุจُ ุนَู„َู‰ ุนَู‚ِุจَูŠْู‡ِ

Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot (Qs Al Baqoroh : 143)

3.       Selain dua keistomewaan diatas, Bulan Sya’ban juga dikenal sebagain Bulan Sholawat, karena mulai bulan Sya’ban inilah Alloh menganjurkan kepada Ummat Islam untuk memperbanyak Sholawat

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَู…َู„َุงุฆِูƒَุชَู‡ُ ูŠُุตَู„ُّูˆู†َ ุนَู„َู‰ ุงู„ู†َّุจِูŠِّ ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ุตَู„ُّูˆุง ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„ِّู…ُูˆุง ุชَุณْู„ِูŠู…ุงً

Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi . Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya

 

Jama’ah Jum’at Rohimakumulloh

Demikianlah Khutbah Jum’at pada kesempatan yang mulia ini, Semoga kita bisa memanfa’atkan bulan Sya’ban ini sebagai sarana I’dad atau persiapan menghadapi Bulan yang Mulia yaitu bulan Romadhon, karena Sya’ban adalah gerbangnya bulan Romadhon. Aamiin...

ุฌุนَู„َู†ุง ุงู„ู„ู‡ ูˆุฅูŠّุงูƒู… ู…ู† ุงู„ูุงุฆุฒูŠู† ุงู„ุฃู…ู†ูŠู† ูˆุฃุฏุฎَู„ู†ุง ูˆุฅูŠّุงูƒู… ููŠ ุฒู…ุฑุฉ ุนุจุงุฏู‡ ุงู„ู…ูˆู…ู†ูŠู† ุฃุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุดّูŠุทุงู† ุงู„ุฑّุฌูŠู… ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑّุญู…ู† ุงู„ุฑّุญูŠู… ูŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุฐูŠู† ุฃู…ู†ูˆ ุงุชู‚ูˆุง ุงู„ู„ู‡َ ูˆู‚ูˆู„ูˆุง ู‚ูˆู„ุง ุณุฏูŠุฏุง

ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‰ ูˆู„ูƒู… ุจู…ุง ููŠู‡ ู…ู† ุงู„ุงูŠุงุช ูˆุงู„ุฐูƒุฑ ุงู„ุญูƒูŠู… ูˆุชู‚ุจّู„ ู…ู†ู‰ ูˆู…ู†ูƒู… ุชู„ุงูˆุชู‡ ุฅู†ّู‡ ู‡ูˆ ุงู„ุณู…ูŠุน ุงู„ุนู„ูŠู… ูˆู‚ู„ ุฑุจِّ ุงุบْูุฑ ูˆุงุฑุญู… ูˆุฃู†ุช ุฎูŠุฑُ ุงู„ุฑّุงุญู…ูŠู†

 

ุงู„ุญู…ุฏ ุงู„ู„ู‡ ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู† ูˆุจِู‡ِ ู†َุณْุชَุนูŠู†ُ ุนู„ู‰ ุฃُู…ูˆุฑ ุงู„ุฏّู†ْูŠุง ูˆุงู„ุฏّูŠู† ูˆุงู„ุตّู„ุงุฉُ ูˆุงู„ุณّู„ุงู…ُ ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏ ุงู„ู…ุฑุณู„ูŠู† ูˆุฎุงุชَู…ِ ุงู„ู†ّุจูŠّูŠู† ูˆุฅู…ุงู… ุงู„ู…ُุฌุง ู‡ุฏูŠู† ุณูŠّุฏِู†ุง ู…ุญู…ّุฏٍ ูˆุนู„ู‰ ุฃู„ِู‡ِ ูˆุตَุญْุจู‡ِ ุฃุฌْู…ุนูŠู†,ุฃู…ّุง ุจَุนْุฏُ

ููŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุญุงุถุฑูˆู† ุงุชู‚ูˆุงู„ู„ู‡ ุญู‚ّ ุชู‚ุงุชู‡ ูˆู„ุง ุชู…ูˆุชู†ّ ุฅู„ّุง ูˆุงู†ุชู… ู…ุณู„ู…ูˆู† ุฃุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุดูŠุทุงู† ุงู„ุฑّุฌูŠู… ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑّุญู…ู† ุงู„ุฑّุญูŠู…  ูŠุงุฃูŠّู‡ุง ุงู„ู†ّุงุณ ุงุชู‚ูˆุง ุฑุจّูƒู… ุงู„ุฐูŠ ุฎู„ู‚ูƒู… ู…ู† ู†ูุณ ูˆุงุญุฏุฉ ูˆุฎู„ู‚ ู…ู†ู‡ุง ุฒูˆุฌู‡ุง ูˆุจุซّ ู…ู†ู‡ุง ุฑุฌุงู„ุง ูƒุซูŠุฑุง ูˆู†ุณุงุก,ูˆุงุชู‚ูˆุง ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฐูŠ ุชุณุงุฆู„ูˆู† ุจู‡ ูˆุงู„ุงุฑุญุงู…,ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูƒุงู† ุนู„ูŠูƒู… ุฑู‚ูŠุจุง,ูˆู‚ุงู„ ุฃูŠุตุง : ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูˆู…ู„ุงุฆูƒุชู‡ ูŠُุตู„ّูˆู† ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠّ ูŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุฐูŠู† ุฃู…ู†ูˆุง ุตู„ّูˆุง ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ّู…ูˆุง ุชุณู„ูŠู…ุง,ุงู„ู„ู‡ู…ّ ุตู„ّ ูˆุณู„ّู… ูˆุจุงุฑูƒ ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏู†ุง ูˆุญุจูŠุจู†ุง ูˆุดููŠุนู†ุง ูˆู…ูˆู„ุงู†ุง ู…ุญู…ّุฏ ูˆุณู„ِّู… ูˆุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุชุจุงุฑูƒ ูˆุชุนุงู„ู‰ ุนู† ูƒู„ّ ุตุญุงุจุฉ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุงุฌู…ุนูŠู†,ุงู…ูŠู† ูŠุง ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

ุงู„ู„ู‡ู…ّ ุงุบูุฑ ู„ู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูˆุงู„ู…ุคู…ู†ุงุช ูˆุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ูˆุงู„ู…ุณู„ู…ุงุช ุงู„ุฃุญูŠุงุก ู…ู†ู‡ู… ูˆุงู„ุงู…ูˆุงุช,ุฅู†ّูƒ ุณู…ูŠุน ู‚ุฑูŠุจ ู…َุฌูŠุจ ุงู„ุฏّุนูˆุงุช ูŠุง ู‚ุงุถูŠ ุงู„ุญุงุฌุงุช,ุฑุจّู†ุง ู„ุง ุชُุฒุบ ู‚ุงูˆุจَู†ุง ุจุนุฏ ุฅุฐْ ู‡ุฏูŠุชู†ุง ูˆู‡ุจ ู„ู†ุง ู…ู† ู„ุฏู†ูƒ ุฑุญู…ุฉ ุฅู†ّูƒ ุงู†ุช ุงู„ูˆู‡ّุงุจ,ุฑุจّู†ุง ู„ุง ุชุคุงุฎุฐู†ุง ุฅู† ู†ุณูŠู†ุง ุฃูˆ ุฃุฎุทุฆู†ุง ุฑุจّู†ุง ูˆู„ุง ุชุญู…ู„ ุนู„ูŠู†ุง ุฅุตุฑุง ูƒู…ุง ุญู…ู„ุชู‡ ุนู„ู‰ ุงู„ุฐูŠู† ู…ู† ู‚ุจู„ู†ุง ุฑุจّู†ุง ูˆู„ุง ุชُุญู…ّู„ู†ุง ู…ุง ู„ุง ุทุงู‚ุฉ ู„ู†ุง ุจู‡ ูˆุงุนู ุนู†ّุง ูˆุงุบูุฑ ู„ู†ุง ูˆุงุฑุญู…ู†ุง ุงู†ุช ู…ูˆู„ุงู†ุง ูุงู†ุตุฑู†ุง ุบู„ู‰ ุงู„ู‚ูˆู… ุงู„ูƒุงูุฑูŠู†,ุฑุจّู†ุง ุงุชู†ุง ูู‰ ุงู„ุฏّู†ูŠุง ุญุณู†ุฉ ูˆูู‰ ุงู„ุฃุฎุฑุฉ ุญุณู†ุฉ ูˆู‚ู†ุง ุนุฐุงุจ ุงู„ู†ّุงุฑ

ุนุจุงุฏ ุงู„ู„ู‡ ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูŠุฃู…ุฑ ุจุงู„ุนุฏู„ ูˆุงู„ุฅุญุณุงู† ูˆุฅูŠุชุงุก ุฐู‰ ุงู„ู‚ุฑุจَู‰ ูˆูŠู†ู‡ู‰ ุนู† ุงู„ูุญุดุงุก ูˆุงู„ู…ู†ูƒุฑ ูˆุงู„ุจุบูŠ ูŠَุนِุธُูƒู… ู„ุนู„ّูƒู… ุชุฐูƒّุฑูˆู† ูˆู„ุฐูƒุฑุงู„ู„ู‡ُ ุงูƒุจุฑ(ุฃู‚ูŠู…ูˆุง ุงู„ุตู„ุงุฉ)

 

Khutbah Iedul Fitri : Mempertahankan kemenangan

Khutbah Iedul Fitri : Mempertahankan kemenangan

 

Khutbah Iedul Fitri

Upaya mempertahankan kemenangan

ุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ (9)ู…ุฑّุงุช – ู„ุงุฅู„ู‡ ุฅู„ّุง ุงู„ู„ู‡ ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ- ุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ ูˆู„ู„ู‡ ุงู„ุญู…ุฏ

ุฅู†ّ ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ู†ุญู…ุฏู‡ ูˆู†ุณุชุนูŠู†ู‡ ูˆู†ุณุชุบูุฑู‡,ูˆู†ุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุดุฑูˆุฑ ุฃู†ูุณู†ุง ูˆู…ู† ุณูŠّุฃุช ุฃุนู…ุงู„ู†ุง ู…ู† ูŠู‡ุฏ ุงู„ู„ู‡ ูู„ุง ู…ُุถู„ّ ู„ู‡ ูˆู…ู† ูŠُุถْู„ู„ ูู„ุง ู‡ุงุฏูŠَ ู„ู‡,ุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู„ุง ุงู„ู‡ ุฅู„ّุง ุงู„ู„ู‡ ูˆุญุฏู‡ ู„ุง ุดุฑูŠูƒ ู„ู‡,ูˆุฃุดู‡ุฏ ุฃู†ّ ู…ุญู…ّุฏุง ุนุจุฏู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ุงู„ุฐูŠ ู„ุง ู†ุจูŠّ ูˆู„ุงุฑุณูˆู„َ ุจุนุฏู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุณูŠّุฏู†ุง ู…ุญู…ّุฏٍ ูˆุนู„ู‰ ุฃู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆู…ู† ูˆุงู„ุงู‡(ุฃู…ّุง ุจุนุฏ)ูุฅู†ّ ุฎูŠุฑَ ุงู„ุญุฏูŠุซ ูƒุชุงุจُ ุงู„ู„ู‡ ูˆุฎูŠุฑَ ุงู„ู‡ุฏูŠِ ู‡ุฏูŠُ ู…ุญู…ّุฏٍ ุตู„ّู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ّู… ูˆุดุฑَّ ุงู„ุฃู…ูˆุฑ ู…ุญุฏุซุงุชู‡ุง ูˆูƒู„َّ ู…ุญุฏุซุงุชٍ ุจุฏุนุฉٌ ูˆูƒู„َّ ุจุฏุนุฉ ุถู„ุงู„ุฉٌ ูˆูƒู„َّ ุตู„ุงู„ุฉٍ ูู‰ ุงู„ู†ّุงุฑ,ููŠุง ุนุจุงุฏَ ุงู„ู„ู‡ : ุงِุชّู‚ูˆุง ุงู„ู„ู‡ ูุฅِู†ّ ุฎูŠุฑَ ุงู„ุฒّุงุฏِ ุงู„ุชّู‚ْูˆู‰ ุฃุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุดّูŠุทุงู† ุงู„ุฑุฌูŠู…,ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑّุญู…ู† ุงู„ุฑّุญูŠู…,ูŠุงุฃูŠّู‡ุงุงู„ุฐูŠู† ุฃู…ู†ูˆุง ุงุชّู‚ูˆุงู„ู„ู‡ ุญู‚ّ ุชู‚ุงุชู‡,ูˆู„ุง ุชู…ูˆุชู†ّ ุฅู„ّุง ูˆุงู†ุชู… ู…ุณู„ู…ูˆู†, ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„ู†َّุงุณُ ุงุชَّู‚ُูˆุงْ ุฑَุจَّูƒُู…ُ ุงู„َّุฐِูŠ ุฎَู„َู‚َูƒُู… ู…ِّู† ู†َّูْุณٍ ูˆَุงุญِุฏَุฉٍ ูˆَุฎَู„َู‚َ ู…ِู†ْู‡َุง ุฒَูˆْุฌَู‡َุง ูˆَุจَุซَّ ู…ِู†ْู‡ُู…َุง ุฑِุฌَุงู„ุงً ูƒَุซِูŠุฑุงً ูˆَู†ِุณَุงุก ูˆَุงุชَّู‚ُูˆุงْ ุงู„ู„ّู‡َ ุงู„َّุฐِูŠ ุชَุณَุงุกู„ُูˆู†َ ุจِู‡ِ ูˆَุงู„ุฃَุฑْุญَุงู…َ ุฅِู†َّ ุงู„ู„ّู‡َ ูƒَุงู†َ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุฑَู‚ِูŠุจุงً ูˆู‚ุงู„ ุฃูŠุตุง:ู‚ุฏ ุฃูู„ุญ ู…ู† ุชุฒูƒّู‰,ูˆุฐูƒุฑุงุณู… ุฑุจّู‡ ูุตู„ّู‰(ุงู„ุฃุนู„ู‰ 14-15)

Puji dan syukur marilah kita panjatkan ke hadhirat Alloh Subhanahu wa ta’ala yang telah menyampaikan kita kepada hari raya Iedul Fitri di tahun 1443 hijriah ini,dimana iedul fitri kali ini adalah iedul fitri yang ke 1442 bagi Ummat Islam,karena kewajiban shaum di tetapkan di tahun kedua hijriah,dan tentu saja iedul fitri pertama dirayakan di tahun kedua hijriah,dan iedul fitri tersebut merupakan iedul fitri yang sangat special bagi ummat islam karena merupakan kemenangan setelah shaum romadhon pertama dan kemenangan setelah yaumul furqon perang badar yang juga terjadi di Romadhon tahun dua hijriah,sholawat dan salam mudah mudahan Alloh limpah curahkan kepada junjunan alam,nabi Muhammad ๏ทบserta segenap keluarga dan Shohabatnya dan juga kepada kita selaku ummatnya,Aamin yra.

ุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ (3)ู…ุฑّุงุช

Khotib berwasiat khususnya kepada diri khotib dan umumnya kepada jama’ah yang hadir dalam kesempatan ini,marilah kita sama sama meningkatkan ketakwaan kepada Alloh SWT,karena Takwa adalah bekal yang paling baik,sebagaimana Alloh Firmankan pada QS Al Baqoroh : 197

ูุฅِู†ّ ุฎูŠุฑَ ุงู„ุฒّุงุฏِ ุงู„ุชّู‚ْูˆู‰

Ma’asyirol Muslimin Rohimakumulloh

Sejak tadi malam telah berkumandang alunan suara Takbir,tahlil,tasbih dan tahmid sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Alloh SWT atas kemenangan besar yang diperoleh,yaitu kemenangan menundukkan hawa nafsu sehingga bisa merubah dan membawa nafsu tersebut dari nafsu Ammaroh yang selalu membawa kepada keburukan menuju nafsu Muthmainnah yang yang di ridhoi Alloh karena ridho dan siap diatur dengan hukum dan ketentuan Alloh serta siap berada dalam barisan Ibadulloh,sehingga dengan kemenangan ini mudah mudahan Alloh menerima seluruh amal kita di bulan suci Romadhon,dimana tanda diterimanya amal adalah orang yang beramal akan istiqomah dengan amalnya,sebagaimana dikatakan Ibnu Rojab Al Hambali

ูَู…ู† ุนَู…ِู„َ ุญุณู†ุฉً ุซُู…ّ ุงุชَّุจَุนَู‡ุง ุจَุนْุฏَ ุญَุณู†ุฉٍ ูƒุงู† ุฐู„ูƒ ุนู„ุงู…ุฉً ุนู„ู‰ ู‚ุจูˆู„ِ ุงู„ุญุณَู†ุฉِ ุงู„ุฃُูˆู„َู‰ ูƒู…ุง ุฃู†ّ ู…َู† ุนู…ِู„َ ุญุณู†ุฉً ุซُู…ّ ุงุชَّุจَุนَู‡ุง ุจุณَูŠِّุฆَุฉٍ ูƒุงู† ุฐู„ูƒ ุนู„ุงู…ุฉَ ุฑุฏِّ ุงู„ุญุณู†ุฉِ ูˆุนุฏَู…ِ ู‚ุจูˆู„ِู‡ุง

Barang siapa yang mengerjakan amal yang baik kemudian dia mengikutinya(melanjutkannya) dengan amalan yang baik,maka itu adalah suatu tanda diterimanya amalan yang pertama,seperti sesungguhnya barangsiapa yang mengerjakan amalan yang baik tetapi mengikutinya dengan amalan yang buruk,maka itu adalah tanda ditolak dan tidak diterimanya amalan baik tersebut.

ุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ (3)ู…ุฑّุงุช

Ma’asyirol Muslimin rohimakumulloh

Apabila kita menginginkan amalan kita di bulan Romadhon diterima,tentu kita  harus istiqomah dalam beramal,shaum kita lanjutkan setelah Romadhon,Qiyamullail kita lanjutkan,Qiroatul Qur’an kita lanjutkan dan amalan amalan yang lain pun kita lanjutkan,sehingga kemenangan di hari fitri pun bisa kita lanjutkan dan pertahankan di hari hari setelah iedul fitri,kemenangan menghadapi hawa nafsu,kemenangan menghadapi rongrongan syaithon dan para pengikutnya yang terdiri dari orang orang kafir dan musyrik. Dan untuk menggapai serta mempertahankan kemenangan ini tidaklah mudah,ada beberapa syarat agar kita termasuk orang orang yang mendapatkan dan mempertahankan kemenangan. Diantaranya

1.          Dengan Iman – agar kita menjadi orang yang mendapatkan kemenangan,tidak dikuasai oleh nafsu dan Syaithon haruslah dengan iman,karena syaithon hanya bisa berkuasa pada orang orang kafir dan musyrik. Alloh berfirman dalam QS An Nahl : 100

ุฅِู†َّู…َุง ุณُู„ْุทَุงู†ُู‡ُ ุนَู„َู‰ ุงู„َّุฐِูŠู†َ ูŠَุชَูˆَู„َّูˆْู†َู‡ُ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ู‡ُู… ุจِู‡ِ ู…ُุดْุฑِูƒُูˆู†َ

Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.

 

Dalam Qs Maryam : 83 juga Alloh berfirman

ุฃَู„َู…ْ ุชَุฑَ ุฃَู†َّุง ุฃَุฑْุณَู„ْู†َุง ุงู„ุดَّูŠَุงุทِูŠู†َ ุนَู„َู‰ ุงู„ْูƒَุงูِุฑِูŠู†َ ุชَุคُุฒُّู‡ُู…ْ ุฃَุฒّุงً

Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma'siat dengan sungguh-sungguh?,

2.         Dengan Ikhlash : Ikhlas adalah tidak riya dalam beribadah ( ุชَุฑْูƒُ ุงู„ุฑّูŠุง ููŠ ุงู„ุนุจุงุฏุฉ),ibadah hanya ditunjukkan untuk Alloh semata dan karena melaksanakan perintah Alloh semata. Dan orang yang ikhlas akan selamat dari godaan Syaithon sebagaimana syaithon katakan sendiri dalam dialognya dengan Alloh,yang Alloh abadikan dalam Qs Al Hijr : 39-40

ู‚َุงู„َ ุฑَุจِّ ุจِู…َุง ุฃَุบْูˆَูŠْุชَู†ِูŠ ู„ุฃُุฒَูŠِّู†َู†َّ ู„َู‡ُู…ْ ูِูŠ ุงู„ุฃَุฑْุถِ ูˆَู„ุฃُุบْูˆِูŠَู†َّู‡ُู…ْ ุฃَุฌْู…َุนِูŠู†َ

ุฅِู„ุงَّ ุนِุจَุงุฏَูƒَ ู…ِู†ْู‡ُู…ُ ุงู„ْู…ُุฎْู„َุตِูŠู†َ

Iblis berkata : "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya - kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka

Jadi dengan Ikhlas kita akan selaman dari godaan syaithon dan mendapatkan kemenangan untuk menghadapinya.

ุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ (3)ู…ุฑّุงุช

Kita mungkin bertanya tanya  mengapa Umar R.A menjadi orang yang ditakuti syaithon,sehingga syathon tidak mau bertemu dan berpapasan dengan beliau,padahal beliau tidak melihat syaithon tersebut,itu karena beliau termasuk orang yang ikhlash,sehingga karena ikhlashnya beliau tidak marah saat seorang wanita berkata kepadanya di pasar “Yaa Amiirol mu’minin ittaqillah”sebuah perkataan yang kurang pantas sebenarnya,perintah takwa yang diungkapkan oleh seseorang kepada shohabat yang sudah dikenal ketakwaannya dan kezuhudannya,tapi begitulah Umar,beliau tidak marah dan malah melayani pengaduan wanita tersebut. Begitu juga Yusuf A.S selamat dari godaan zulaikha karena beliau termasuk orang yang ikhlash

ูˆَู„َู‚َุฏْ ู‡َู…َّุชْ ุจِู‡ِ ูˆَู‡َู…َّ ุจِู‡َุง ู„َูˆْู„ุง ุฃَู† ุฑَّุฃَู‰ ุจُุฑْู‡َุงู†َ ุฑَุจِّู‡ِ ูƒَุฐَู„ِูƒَ ู„ِู†َุตْุฑِูَ ุนَู†ْู‡ُ ุงู„ุณُّูˆุกَ ูˆَุงู„ْูَุญْุดَุงุก ุฅِู†َّู‡ُ ู…ِู†ْ ุนِุจَุงุฏِู†َุง ุงู„ْู…ُุฎْู„َุตِูŠู†َ

Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusufpun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya . Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang Ikhlash

3.         Dengan Ta’at : Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam surat An Nur ayat 52

ูˆَู…َู† ูŠُุทِุนِ ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَุฑَุณُูˆู„َู‡ُ ูˆَูŠَุฎْุดَ ุงู„ู„َّู‡َ ูˆَูŠَุชَّู‚ْู‡ِ ูَุฃُูˆْู„َุฆِูƒَ ู‡ُู…ُ ุงู„ْูَุงุฆِุฒُูˆู†َ

Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan

 

Kita mengetahui dalam sejarah peristiwa badar dan peristiwa uhud,dimana kedua peristiwa tersebut mempunyai akhir yang beda,di badar berakhir dengan kemenangan dan di uhud berakhir dengan kekalahan,jawabanya adalah karena ta’at,pada perang badar shohabat sepakat untuk ta’at sedangkan pada perang uhud ada golongan yang tidak ta’at.

ูˆَู„َู‚َุฏْ ุตَุฏَู‚َูƒُู…ُ ุงู„ู„ّู‡ُ ูˆَุนْุฏَู‡ُ ุฅِุฐْ ุชَุญُุณُّูˆู†َู‡ُู… ุจِุฅِุฐْู†ِู‡ِ ุญَุชَّู‰ ุฅِุฐَุง ูَุดِู„ْุชُู…ْ ูˆَุชَู†َุงุฒَุนْุชُู…ْ ูِูŠ ุงู„ุฃَู…ْุฑِ ูˆَุนَุตَูŠْุชُู… ู…ِّู† ุจَุนْุฏِ ู…َุง ุฃَุฑَุงูƒُู… ู…َّุง ุชُุญِุจُّูˆู†َ ู…ِู†ูƒُู… ู…َّู† ูŠُุฑِูŠุฏُ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ูˆَู…ِู†ูƒُู… ู…َّู† ูŠُุฑِูŠุฏُ ุงู„ุขุฎِุฑَุฉَ ุซُู…َّ ุตَุฑَูَูƒُู…ْ ุนَู†ْู‡ُู…ْ ู„ِูŠَุจْุชَู„ِูŠَูƒُู…ْ ูˆَู„َู‚َุฏْ ุนَูَุง ุนَู†ูƒُู…ْ ูˆَุงู„ู„ّู‡ُ ุฐُูˆ ูَุถْู„ٍ ุนَู„َู‰ ุงู„ْู…ُุคْู…ِู†ِูŠู†َ

Dan sesungguhnya Allah telah memenuhi janji-Nya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izin-Nya sampai pada sa'at kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai . Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia dan diantara kamu ada orang yang menghendaki akhirat. Kemudian Allah memalingkan kamu dari mereka untuk menguji kamu, dan sesunguhnya Allah telah mema'afkan kamu. Dan Allah mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas orang orang yang beriman

4.        Dengan Sabar : sabar adalah tidak mengeluh kepada selain Alloh ( ุชَุฑْูƒُ ุงู„ุดّูƒْูˆู‰ ู„ุบูŠุฑِ ุงู„ู„ู‡) dan Alloh menjanjikan keuntungan untuk orang orang yang bersabar dalam Firmannya Qs Ali Imron : 200

ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุงْ ุงุตْุจِุฑُูˆุงْ ูˆَุตَุงุจِุฑُูˆุงْ ูˆَุฑَุงุจِุทُูˆุงْ ูˆَุงุชَّู‚ُูˆุงْ ุงู„ู„ّู‡َ ู„َุนَู„َّูƒُู…ْ ุชُูْู„ِุญُูˆู†َ

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung

5.         Dengan Tawakkal,yang dimaksud dengan tawakkal adalah tidak bergantung/bersandar kepada sebab atau usaha yang dilakukan ( ุนَุฏَู…ُ ุงู„ุงุนุชู…ุงุฏِ ุนู„ู‰ ุงู„ุฃุณุจุงุจِ ุงู„ู…ูˆุถูˆุนุฉ),Alloh telah memberikan contoh kepada kita pada peristiwa Hunain,bagaimana para Shohabat ketika mereka bergantung pada ikhtiar yang dijalankan berupa banyaknya jumlah pasukan dan menganggap seolah olah kemenangan yang mereka dapat selama ini adalah karena usaha dan kuasa mereka.dalam surat At Taubat ayat 25 Alloh berfirman  

ู„َู‚َุฏْ ู†َุตَุฑَูƒُู…ُ ุงู„ู„ّู‡ُ ูِูŠ ู…َูˆَุงุทِู†َ ูƒَุซِูŠุฑَุฉٍ ูˆَูŠَูˆْู…َ ุญُู†َูŠْู†ٍ ุฅِุฐْ ุฃَุนْุฌَุจَุชْูƒُู…ْ ูƒَุซْุฑَุชُูƒُู…ْ ูَู„َู…ْ ุชُุบْู†ِ ุนَู†ูƒُู…ْ ุดَูŠْุฆุงً ูˆَุถَุงู‚َุชْ ุนَู„َูŠْูƒُู…ُ ุงู„ุฃَุฑْุถُ ุจِู…َุง ุฑَุญُุจَุชْ ุซُู…َّ ูˆَู„َّูŠْุชُู… ู…ُّุฏْุจِุฑِูŠู†َ

Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mu'minin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu diwaktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah (mu), maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfa'at kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari kebelakang dengan bercerai-berai

6.        Dengan Loyalitas/kecintaan/mendahulukan ; Alloh menjanjikan kemenangan bagi orang orang orang yang mencintai dan mendahulukan kepentingan Alloh,Rosul dan orang beriman dalam Qs Al Maidah : 56

 

ูˆَู…َู† ูŠَุชَูˆَู„َّ ุงู„ู„ّู‡َ ูˆَุฑَุณُูˆู„َู‡ُ ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุงْ ูَุฅِู†َّ ุญِุฒْุจَ ุงู„ู„ّู‡ِ ู‡ُู…ُ ุงู„ْุบَุงู„ِุจُูˆู†َ

Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang

 

ุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ (3)ู…ุฑّุงุช

Ma’asyirol Muslimin rohimakumulloh

Dengan yang enam hal tersebut,yaitu Iman-Ikhlash-Ta’at-Sabar-Tawakkal-dan Cinta atau Loyal maka In syaa Alloh kita akan menjadi orang yang diberi karunia kemenangan melawan hawa nafsu dan mengahadapi rongrongan syaithon dan teman temannya sehingga kita bisa istiqomah dalam melanjutkan ibadah ibadah kita setelah Romadhon.

ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‰ ูˆู„ูƒู… ุจู…ุง ููŠู‡ ู…ู† ุงู„ุงูŠุงุช ูˆุงู„ุฐูƒุฑ ุงู„ุญูƒูŠู… ูˆุชู‚ุจّู„ ู…ู†ู‰ ูˆู…ู†ูƒู… ุชู„ุงูˆุชู‡ ุฅู†ّู‡ ู‡ูˆ ุงู„ุณู…ูŠุน ุงู„ุนู„ูŠู…

ุงู„ู„ู‡ ุฃูƒุจุฑ (7)ู…ุฑّุงุช ุงู„ู„ู‡ُ ุฃูƒุจุฑ ูƒุจูŠุฑًุง ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ِ ูƒุซูŠْุฑًุง ูˆุณุจุญุงู†َ ุงู„ู„ู‡ ุจูƒุฑุฉً ูˆุฃุตูŠْู„ุง ู„ุง ุฅู„ู‡ ุฅู„ّุง ุงู„ู„ู‡ُ ูˆุญุฏู‡ ุตุฏู‚َ ูˆุนุฏَู‡ ูˆู†ุตุฑَ ุนุจْุฏู‡ ูˆุฃุนุฒَّ ุฌู†ุฏู‡ ูˆุญุฒู…َ ุงู„ุฃุญุฒุงุจَ ูˆุญุฏู‡

ุงู„ุญู…ุฏ ุงู„ู„ู‡ ุงู„ّุฐูŠ ูุฑุถَ ุนู„ูŠู†ุง ุงู„ุตّูŠุงู…َ ูˆَุตِูŠْู„ุฉَ ุงู„ุชّู‚ْูˆู‰ ู„ู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูˆุฌุนَู„َ ุงู„ุนูŠุฏَ ุถِูŠุงูَุฉً ู„ู„ุตّุงุฆู…ูŠู† ูˆุงู„ุตّู„ุงุฉُ ูˆุงู„ุณّู„ุงู…ُ ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏ ุงู„ู…ุฑุณู„ูŠู† ูˆุฎุงุชَู…ِ ุงู„ู†ّุจูŠّูŠู† ูˆุฅู…ุงู… ุงู„ู…ُุฌุง ู‡ุฏูŠู† ุณูŠّุฏِู†ุง ู…ุญู…ّุฏٍ ูˆุนู„ู‰ ุฃู„ِู‡ِ ูˆุตَุญْุจู‡ِ ุฃุฌْู…ุนูŠู†,ุฃู…ّุง ุจَุนْุฏُ

ููŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุญุงุถุฑูˆู† ุงุชู‚ูˆุงู„ู„ู‡ ุญู‚ّ ุชู‚ุงุชู‡ ูˆู„ุง ุชู…ูˆุชู†ّ ุฅู„ّุง ูˆุงู†ุชู… ู…ุณู„ู…ูˆู† ุฃุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุดูŠุทุงู† ุงู„ุฑّุฌูŠู… ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑّุญู…ู† ุงู„ุฑّุญูŠู…  ูŠุงุฃูŠّู‡ุง ุงู„ู†ّุงุณ ุงุชู‚ูˆุง ุฑุจّูƒู… ุงู„ุฐูŠ ุฎู„ู‚ูƒู… ู…ู† ู†ูุณ ูˆุงุญุฏุฉ ูˆุฎู„ู‚ ู…ู†ู‡ุง ุฒูˆุฌู‡ุง ูˆุจุซّ ู…ู†ู‡ุง ุฑุฌุงู„ุง ูƒุซูŠุฑุง ูˆู†ุณุงุก,ูˆุงุชู‚ูˆุง ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฐูŠ ุชุณุงุฆู„ูˆู† ุจู‡ ูˆุงู„ุงุฑุญุงู…,ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูƒุงู† ุนู„ูŠูƒู… ุฑู‚ูŠุจุง,ูˆู‚ุงู„ ุฃูŠุตุง : ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูˆู…ู„ุงุฆูƒุชู‡ ูŠُุตู„ّูˆู† ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠّ ูŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุฐูŠู† ุฃู…ู†ูˆุง ุตู„ّูˆุง ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ّู…ูˆุง ุชุณู„ูŠู…ุง,ุงู„ู„ู‡ู…ّ ุตู„ّ ูˆุณู„ّู… ูˆุจุงุฑูƒ ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏู†ุง ูˆุญุจูŠุจู†ุง ูˆุดููŠุนู†ุง ูˆู…ูˆู„ุงู†ุง ู…ุญู…ّุฏ ูˆุณู„ِّู… ูˆุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุชุจุงุฑูƒ ูˆุชุนุงู„ู‰ ุนู† ูƒู„ّ ุตุญุงุจุฉ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุงุฌู…ุนูŠู†,ุงู…ูŠู† ูŠุง ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

ุงู„ู„ู‡ู…ّ ุงุบูุฑ ู„ู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูˆุงู„ู…ุคู…ู†ุงุช ูˆุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ูˆุงู„ู…ุณู„ู…ุงุช ุงู„ุฃุญูŠุงุก ู…ู†ู‡ู… ูˆุงู„ุงู…ูˆุงุช,ุฅู†ّูƒ ุณู…ูŠุน ู‚ุฑูŠุจ ู…َุฌูŠุจ ุงู„ุฏّุนูˆุงุช ูŠุง ู‚ุงุถูŠ ุงู„ุญุงุฌุงุช,ุฑุจّู†ุง ู„ุง ุชُุฒุบ ู‚ุงูˆุจَู†ุง ุจุนุฏ ุฅุฐْ ู‡ุฏูŠุชู†ุง ูˆู‡ุจ ู„ู†ุง ู…ู† ู„ุฏู†ูƒ ุฑุญู…ุฉ ุฅู†ّูƒ ุงู†ุช ุงู„ูˆู‡ّุงุจ,ุฑุจّู†ุง ู„ุง ุชุคุงุฎุฐู†ุง ุฅู† ู†ุณูŠู†ุง ุฃูˆ ุฃุฎุทุฆู†ุง ุฑุจّู†ุง ูˆู„ุง ุชุญู…ู„ ุนู„ูŠู†ุง ุฅุตุฑุง ูƒู…ุง ุญู…ู„ุชู‡ ุนู„ู‰ ุงู„ุฐูŠู† ู…ู† ู‚ุจู„ู†ุง ุฑุจّู†ุง ูˆู„ุง ุชُุญู…ّู„ู†ุง ู…ุง ู„ุง ุทุงู‚ุฉ ู„ู†ุง ุจู‡ ูˆุงุนู ุนู†ّุง ูˆุงุบูุฑ ู„ู†ุง ูˆุงุฑุญู…ู†ุง ุงู†ุช ู…ูˆู„ุงู†ุง ูุงู†ุตุฑู†ุง ุบู„ู‰ ุงู„ู‚ูˆู… ุงู„ูƒุงูุฑูŠู†,ุฑุจّู†ุง ุงุชู†ุง ูู‰ ุงู„ุฏّู†ูŠุง ุญุณู†ุฉ ูˆูู‰ ุงู„ุฃุฎุฑุฉ ุญุณู†ุฉ ูˆู‚ู†ุง ุนุฐุงุจ ุงู„ู†ّุงุฑ ูˆุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ุฑุจ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

 

 

Khutbah Jum'at : Zholim

Khutbah Jum'at : Zholim

 

ุฅู†ّ ุงู„ุญู…ุฏ ู„ู„ู‡ ู†ุญู…ุฏู‡ ูˆู†ุณุชุนูŠู†ู‡ ูˆู†ุณุชุบูุฑู‡,ูˆู†ุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุดุฑูˆุฑ ุฃู†ูุณู†ุง ูˆู…ู† ุณูŠّุฃุช ุฃุนู…ุงู„ู†ุง ู…ู† ูŠู‡ุฏ ุงู„ู„ู‡ ูู„ุง ู…ُุถู„ّ ู„ู‡ ูˆู…ู† ูŠُุถْู„ู„ ูู„ุง ู‡ุงุฏูŠَ ู„ู‡,ุฃุดู‡ุฏ ุฃู† ู„ุง ุงู„ู‡ ุฅู„ّุง ุงู„ู„ู‡ ูˆุญุฏู‡ ู„ุง ุดุฑูŠูƒ ู„ู‡,ูˆุฃุดู‡ุฏ ุฃู†ّ ู…ุญู…ّุฏุง ุนุจุฏู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ุงู„ุฐูŠ ู„ุง ู†ุจูŠّ ุจุนุฏู‡ ูˆุงู„ุตู„ุงุฉ ูˆุงู„ุณู„ุงู… ุนู„ู‰ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุณูŠّุฏู†ุง ู…ุญู…ّุฏٍ ูˆุนู„ู‰ ุฃู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆู…ู† ูˆุงู„ุงู‡(ุฃู…ّุง ุจุนุฏ)ูุฅู†ّ ุฎูŠุฑَ ุงู„ุญุฏูŠุซ ูƒุชุงุจُ ุงู„ู„ู‡ ูˆุฎูŠุฑَ ุงู„ู‡ุฏูŠِ ู‡ุฏูŠُ ู…ุญู…ّุฏٍ ุตู„ّู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ّู… ูˆุดุฑَّ ุงู„ุฃู…ูˆุฑ ู…ุญุฏุซุงุชู‡ุง ูˆูƒู„َّ ู…ุญุฏุซุงุชٍ ุจุฏุนุฉٌ ูˆูƒู„َّ ุจุฏุนุฉ ุถู„ุงู„ุฉٌ ูˆูƒู„َّ ุถู„ุงู„ุฉٍ ูู‰ ุงู„ู†ّุงุฑ,ููŠุง ุนِุจุงุฏَ ุงู„ู„ู‡ ุงุชّู‚ูˆุงู„ู„ู‡ ุญู‚ّ ุชู‚ุงุชู‡,ูˆู„ุง ุชู…ูˆุชู†ّ ุฅู„ّุง ูˆุงู†ุชู… ู…ุณู„ู…ูˆู†,ูˆู‚ุงู„ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ูู‰ ุงู„ู‚ุฑุฃู† ุงู„ูƒุฑูŠู…:ู‚ุฏ ุฃูู„ุญ ู…ู† ุชุฒูƒّู‰,ูˆุฐูƒุฑุงุณู… ุฑุจّู‡ ูุตู„ّู‰(ุงู„ุฃุนู„ู‰ 14-15)

Ma’aasyirol Muslimiin Rohimakumulloh……….

Setiap manusia pasti menginginkan kesuksesan dalam hidupnya,dan kesuksesan yang di inginkan oleh manusia tentulah berbeda beda,namun bagi kita seorang Muslim,kesuksesan yang kita usahakan haruslah kesuksesan yang hakiki,kesuksesan yang menjadi indikatornya adalah Al Qur’an,sebagaimana Alloh firman kan dalam Al Qur’an Al Baqoroh ; 201

ูˆِู…ِู†ْู‡ُู… ู…َّู† ูŠَู‚ُูˆู„ُ ุฑَุจَّู†َุง ุขุชِู†َุง ูِูŠ ุงู„ุฏُّู†ْูŠَุง ุญَุณَู†َุฉً ูˆَูِูŠ ุงู„ุขุฎِุฑَุฉِ ุญَุณَู†َุฉً ูˆَู‚ِู†َุง ุนَุฐَุงุจَ ุงู„ู†َّุงุฑِ 

Dan di antara mereka ada orang yang berdo'a: "Ya Robb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka" .

Dan untuk mencapai kesuksesan tersebut kita haruslah bersungguh sungguh dalam melaksanakan kewajibannya,jangan sampai ada kewajiban yang tertinggal dan kita juga harus hati hati jangan sampai amal amal kita batal karena dosa dosa yang kita lakukan.diantara yang bisa menyebabkan amal kita terhapus adalah karena banyaknya dosa dan kezholiman,dan pada kesempatan yang mulia ini kita akan membahas tentang “zholim”.

Ma’aasyirol Muslimiin Rohimakumulloh……….

Pada suatu kesempatan Rosululloh Shollallohu ‘alaihi wasallam bertanya kepada para shahabat apakah mereka tahu yang disebut orang yang bangkrut. Hal ini sebagaimana dikisahkan dalam sebuah hadits yang di riwayatkan dari Abu Hurairah r.a sebagai berikut.

ุฃู†ّ ุฑุณูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ّู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ّู… ู‚ุงู„ : ุฃุชَุฐَุฑูˆู†َ ู…ุง ุงู„ู…ูْู„ِุณُ ؟

Sesungguhnya Rosululloh SAW bertanya. “Tahukah kalian siapa yang disebut orang yang bangkrut ?”

ู‚ุงู„ูˆุง : ุงู„ู…ูู„ِุณُ ูِูŠْู†ุง ู…َู†ْ ู„ุงุฏِุฑْู‡َู…َ ูˆู„ุง ู…ุชุงุนَ

Mereka(para Sohabat) menjawab : ‘’orang bangkrut menurut pendapat kami ialah mereka yang tidak mempunyai uang dan tidak pula harta benda.’’

Jawaban seperti itu ternyata bukan sebagaimana yang dikehendaki oleh Rosululloh,karena yang beliau maksud bukanlah bangkrut dalam bidang ekonomi,beliau ingin memanamkan kepada para sohabat bahwa kebangkrutan tidak terjadi hanya pada masalah ekonomi saja,tapi bisa juga terjadi dalam masalah agama. Jadi dalam agama juga ada perhitungan matematis tentang pahala dan dosa,seperti penambahan dan pengurangan antara sesama manusia,dimana perhitungan tersebut akan ikut menentukan surga atau nerakanya seseorang. Sabda Rosululloh

ุงู„ุธُّู„ْู…ُ ุธู„ُู…ุงุชٌ ูŠูˆู…َ ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ(ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู… ุนู† ุงุจู† ุนู…ุฑ)

Perbuatan zholim akan membawa kegelapan pada hari kiamat

Dengan perhitungan tersebut dapat diketahui apakah seseorang termasuk yang beruntung atau yang merugi bahkan bangkrut pada hari Akhirat. Adapun yang dimaksud orang bangkrut adalah sebagaimana yang dijelaskan oleh Rosululloh dalam sebuah hadits.

ูู‚ุงู„ : ุฅู†ّ ุงู„ู…ูู„ุณَ ู…ِู†ْ ุฃُู…َّุชูŠ ูŠุฃุชِูŠ ูŠูˆู…َ ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉِ ุจุตู„ุงุฉٍ ูˆุตِูŠุงู…ٍ ูˆุฒูƒุงุฉٍ ูˆูŠุฃุชِูŠ ู‚َุฏْ ุดَุชَู…َ ู‡ุฐุง ูˆู‚َุฐَูَ ู‡ุฐุง ูˆุฃูƒَู„َ ู…ุงู„َ ู‡ุฐุง ูˆุณููƒَ ุฏู…َّ ู‡ุฐุง ูˆุถَุฑَุจَ ู‡ุฐุง. ููŠُุนْุทِูŠْ ู‡ุฐุง ู…ِู†ْ ุญَุณَู†ุงุชِู‡ِ ูุฅู†ْ ูู†ِูŠَุชْ ุญَุณَุงู†َุชُู‡ ู‚َุจْู„َ ุฃู†ْ ูŠَู‚ْุถَู‰ ู…ุง ุนَู„ูŠู‡ ุฃُุฎِุฐَ ู…ِู†ْ ุฎَุทَุงูŠุงู‡ُู… ูَุทُุฑِุญَุชْ ุนู„ูŠู‡،ุซُู…َّ ุทُุฑِุญَ ููŠ ุงู„ู†ّุงุฑِ.

Rosul mengatakan : “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari ummatku adalah mereka yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal kebaikan dari Sholat,Shaum dan Zakat,tetapi mereka dahulu pernah mencaci maki orang lain,menuduh orang lain,memakan harta orang lain,menumoahkan darah orang lain dan memukul orang lain. Maka kepada orang yang mereka zholimi diberikan amal baik mereka. Apabila amal baik mereka telah habis sebelum hutangnya lunas,maka diambil lah kesalahan orang yang dizholimi itu dan diberikan kepada mereka,sesudah itu mereka akan dilemparkan ke neraka.

Jadi setiap ummat Rosululloh jika dia ikhlash dalam beribadah akan mendapatkan pahala dari ibadah ibadah yang mereka lakukan semasa hidupnya yaitu sholat,shaum dan zakat,namun pahala pahala tersebut bisa berkurang bahkan bisa hilang dengan adanya dosa dosa yang dilakukannya,dan diantara dosa yang dilakukan adalah kezholiman kepada sesama yang bisa mengurangi pahala amalnya. Maka bagi siapapun yang melakukan kezholiman maka dia harus secepatnya meminta halal kepada orang yang dizholimi jika kezholiman berupa harta,dan meminta ma’af kepada orang yang dizholimi jika kezholiman berupa darah dan kehormatan. Rosululloh bersabda dalam sebuah hadits

ู…َู†ْ ูƒุงู†ุชْ ุนู†ุฏู‡ ู…َุธْู„َู…َุฉٌ ู„ุฃุฎِูŠْู‡ ู…ِู†ْ ุนِุฑْุถِู‡ِ ุฃูˆ ู…ِู†ْ ุดَูŠْุฆٍ ูู„ْูŠَุชَุญَู„ّู„ْู‡ ู…ِู†ู‡ ุงู„ูŠَูˆู…َ ู‚َุจْู„َ ุฃู†ْ ู„ุง ูŠَูƒูˆู†َ ุฏูŠْู†ุงุฑٌ ูˆู„ุง ุฏุฑْู‡ู…ٌ،ุฅู†ْ ูƒุงู† ู„ู‡ ุนู…َู„ٌ ุตุงู„ِุญٌ ุฃُุฎِุฐَ ู…ู†ู‡ ุจِู‚َุฏْุฑِ ู…َุธْู„ู…َุชِู‡ِ،ูˆุฅู†ْ ู„َู… ูŠูƒُู†ْ ู„ู‡ ุญุณู†َุฉٌ ุฃُุฎِุฐَ ุณูŠّุฆَุงุชِ ุตุงุญุจู‡ ูุญُู…ِู„َ ุนู„ูŠู‡(ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ)

“Barangsiapa pernah melakukan suatu kezholiman terhadap saudaranya berkenaan dengan kehormatan atau selainnya,maka hendaklah dia meminta kehalalan darinya hari ini,sebelum datang hari yang tidak lagi bermanfa’at dinar maupun dirham,jika ia memiliki amal yang baik akan diambil seukuran kezholimannya,dan jika tidak mempunyai kebaikan maka akan diambilkan keburukan saudaranya lalu dipikulkan kepadanya.”

Dalam Hadits yang lain Rosululloh bersabda :

ู…َู†ْ ุงู‚ْุชَุทَุนَ ุญู‚ُّ ุงู…ْุฑِุฆٍ ู…ุณู„ِู…ٍ ุจูŠَู…ِูŠْู†ِู‡ ูู‚ุฏْ ุฃูˆْุฌَุจَ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‡ ุงู„ู†ّุงุฑَ ูˆุญุฑَّู…َ ุนู„ูŠู‡ ุงู„ุฌَู†ّุฉَ ูู‚ุงู„ ุฑุฌู„ٌ : ูˆุฅู†ْ ูƒุงู† ูŠَุณِูŠْุฑًุง ูŠุง ุฑุณูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ ؟ ูู‚ุงู„ : ูˆุฅู†ْ ูƒุงู† ู‚َุถِูŠْุจًุง ู…ِู†ْ ุฃุฑَุงูƒٍ(ุฑูˆุงู‡ ู…ุณู„ู…)

“Barangsiapa yang mengambil hak seorang Muslim dengan sumpahnya,maka Alloh memastikan baginya neraka ,dan mengaharamkan baginya surga. Seseorang bertanya,”Meskipun hanya sepele wahai Rosulullloh ?”Beliau menjawab “Meskipun hanya sekerat batang siwak”.

Kezholiman yang sudah tadi kita jelaskan adalah salah satu dari bentuk kezholiman,yaitu kezholiman antara seorang hamba dengan yang lainnya yang bisa menyebabkan seseorang menjadi orang yang bangkrut pada hari Akhirat.

Adapun kezholiman yang lainnya adalah

1)      Kezholiman hamba kepada Robb nya,yaitu Syirik kepada Alloh,dimana pada hakikatnya ketika seseorang berbuat syirik bukanlah menzholimi Alloh,tetapi menzholimi diri mereka sendiri

ูˆَุงู„ْูƒَุงูِุฑُูˆู†َ ู‡ُู…ُ ุงู„ุธَّุงู„ِู…ُูˆู†َ (ุงู„ุจู‚ุฑุฉ:254)

Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.

ุฅِู†َّ ุงู„ุดِّุฑْูƒَ ู„َุธُู„ْู…ٌ ุนَุธِูŠู…ٌ  (ู„ู‚ู…ุงู†:13)

2)   Kezholiman hamba kepada diri sendiri,berupa merusak diri dan melakukan berbagai dosa dan kejahatan(selain dosa kepada sesama manusia),kezholiman ini meliputi semua dosa selain syirik dan selain dosa hak ‘adami(sesama manusia) baik dosa besar seperti meninggalkan sholat,zina,meminum khomr ataupun dosa dosa kecil yang dilakukan tanpa terasa seperti tidak bisa menjaga mata dan lain lain. Alloh berfirman dalam QS.Al-Baqoroh : 57

ูˆَู…َุง ุธَู„َู…ُูˆู†َุง ูˆَู„َู€ูƒِู† ูƒَุงู†ُูˆุงْ ุฃَู†ูُุณَู‡ُู…ْ ูŠَุธْู„ِู…ُูˆู†َ

dan tidaklah mereka menganiaya Kami; akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri.

Ma’aasyirol Muslimiin Rohimakumulloh……….

Itulah sifat sifat zholim yang harus kita jauhi,dimana ada tiga kezholiman sebagaimana di jelaskan dalam hadits..

ุงู„ุธّู„ู…ُ ุซู„ุงุซุฉٌ : ูุธُู„ْู…ٌ ู„ุง ูŠَุบْูุฑู‡ُ ุงู„ู„ู‡ُ ูˆุธُู„ْู…ٌ ู„ุง ูŠَุชْุฑُูƒُู‡ُ ุงู„ู„ู‡ُ) ูุธُู„ْู…ٌ ู„ุง ูŠَุบْูุฑู‡ُ ุงู„ู„ู‡ُ ูˆุธُู„ْู…ٌ ู„ุง ูŠَุชْุฑُูƒُู‡ُ ุงู„ู„ู‡ُ ูˆุธُู„ْู…ٌ ูŠَุบْูุฑُู‡ُ ุงู„ู„ู‡ُ)،ูˆุฃู…ّุง ุงู„ุธّู„ู…ُ ุงู„ّุฐูŠ ู„ุง ูŠَุบูุฑู‡ُ : ูุงู„ุดّุฑูƒُ،ู‚ุงู„ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ (ุฅู†ّ ุงู„ุดِّุฑْูƒَ ู„َุธُู„ْู…ٌ ุนุธِูŠْู…ٌ) ูˆุฃู…ّุง ุงู„ุธُّู„ْู…ُ ุงู„ّุฐูŠ ูŠَุบْูุฑُู‡ُ ุงู„ู„ู‡ُ،ูุธُู„ْู…ُ ุงู„ุนุจุงุฏِ ุฃู†ْูُุณَู‡ُู…ْ ููŠู…ุง ุจูŠู†َู‡ู… ูˆุจูŠู†َ ุฑุจِّู‡ู…،ูˆุฃู…ّุง ุงู„ุธّู„ู…ُ ุงู„ّุฐูŠ ู„ุง ูŠَุชْุฑُูƒُู‡ ุงู„ู„ู‡ُ،ูุธُู„ْู…ُ ุงู„ุนุจุงุฏِ ุจَุนْุถُู‡ُู…ْ ุจุนْุถًุง ุญุชّู‰ ูŠُุฏِูŠْู†ُ ู„ِุจَุนْุถِู‡ู… ู…ِู†ْ ุจَุนْุถٍ.(ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุทّูŠุงู„ِุณูŠ ุนู† ุฃู†ุณ)

Zholim itu ada tiga : (1) kezholiman yang tidak akan diampuni Alloh(2)kezholiman yang tidak akan ditinggalkan oleh Alloh(3)kezholiman yang akan diampuni Alloh. Adapun kezholiman yang tidak akan diampuni Alloh adalah syirik,Alloh berfirman (ุฅู†ّ ุงู„ุดِّุฑْูƒَ ู„َุธُู„ْู…ٌ ุนุธِูŠْู…ٌ ). Adapun kezholiman yang diampuni Alloh adalah kezholiman seorang hamba kepada dirinya,yaitu yang terkait dengan hak hak Alloh(selain syirik),dan kezholiman yang tidak akan ditinggalkan Alloh(ditangguhkan pengampunannya) adalah kezholiman seorang hamba kepada hamba yang lainnya,sehingga dibayar kezholiman tersebut.

Sekian khutbah singkat pada kesempatan yang mulia ini,mudah mudahan kita dijauhkan dari sifat zholim yang bisa membahayakan kita di dunia dan di akhirat.

 

ุฌุนَู„َู†ุง ุงู„ู„ู‡ ูˆุฅูŠّุงูƒู… ู…ู† ุงู„ูุงุฆุฒูŠู† ุงู„ุฃู…ู†ูŠู† ูˆุฃุฏุฎَู„ู†ุง ูˆุฅูŠّุงูƒู… ููŠ ุฒู…ุฑุฉ ุนุจุงุฏู‡ ุงู„ู…ูˆู…ู†ูŠู† ุฃุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุดّูŠุทุงู† ุงู„ุฑّุฌูŠู… ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑّุญู…ู† ุงู„ุฑّุญูŠู… ูŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุฐูŠู† ุฃู…ู†ูˆ ุงุชู‚ูˆุง ุงู„ู„ู‡َ ูˆู‚ูˆู„ูˆุง ู‚ูˆู„ุง ุณุฏูŠุฏุง

ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ู„ู‰ ูˆู„ูƒู… ุจู…ุง ููŠู‡ ู…ู† ุงู„ุงูŠุงุช ูˆุงู„ุฐูƒุฑ ุงู„ุญูƒูŠู… ูˆุชู‚ุจّู„ ู…ู†ู‰ ูˆู…ู†ูƒู… ุชู„ุงูˆุชู‡ ุฅู†ّู‡ ู‡ูˆ ุงู„ุณู…ูŠุน ุงู„ุนู„

 

ุงู„ุญู…ุฏ ุงู„ู„ู‡ ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู† ูˆุจِู‡ِ ู†َุณْุชَุนูŠู†ُ ุนู„ู‰ ุฃُู…ูˆุฑ ุงู„ุฏّู†ْูŠุง ูˆุงู„ุฏّูŠู† ูˆุงู„ุตّู„ุงุฉُ ูˆุงู„ุณّู„ุงู…ُ ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏ ุงู„ู…ุฑุณู„ูŠู† ูˆุฎุงุชَู…ِ ุงู„ู†ّุจูŠّูŠู† ูˆุฅู…ุงู… ุงู„ู…ُุฌุง ู‡ุฏูŠู† ุณูŠّุฏِู†ุง ู…ุญู…ّุฏٍ ูˆุนู„ู‰ ุฃู„ِู‡ِ ูˆุตَุญْุจู‡ِ ุฃุฌْู…ุนูŠู†,ุฃู…ّุง ุจَุนْุฏُ

ููŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุญุงุถุฑูˆู† ุงุชู‚ูˆุงู„ู„ู‡ ุญู‚ّ ุชู‚ุงุชู‡ ูˆู„ุง ุชู…ูˆุชู†ّ ุฅู„ّุง ูˆุงู†ุชู… ู…ุณู„ู…ูˆู† ุฃุนูˆุฐ ุจุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ุดูŠุทุงู† ุงู„ุฑّุฌูŠู… ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑّุญู…ู† ุงู„ุฑّุญูŠู…  ูŠุงุฃูŠّู‡ุง ุงู„ู†ّุงุณ ุงุชู‚ูˆุง ุฑุจّูƒู… ุงู„ุฐูŠ ุฎู„ู‚ูƒู… ู…ู† ู†ูุณ ูˆุงุญุฏุฉ ูˆุฎู„ู‚ ู…ู†ู‡ุง ุฒูˆุฌู‡ุง ูˆุจุซّ ู…ู†ู‡ุง ุฑุฌุงู„ุง ูƒุซูŠุฑุง ูˆู†ุณุงุก,ูˆุงุชู‚ูˆุง ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฐูŠ ุชุณุงุฆู„ูˆู† ุจู‡ ูˆุงู„ุงุฑุญุงู…,ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูƒุงู† ุนู„ูŠูƒู… ุฑู‚ูŠุจุง,ูˆู‚ุงู„ ุฃูŠุตุง : ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูˆู…ู„ุงุฆูƒุชู‡ ูŠُุตู„ّูˆู† ุนู„ู‰ ุงู„ู†ุจูŠّ ูŠุง ุฃูŠّู‡ุง ุงู„ุฐูŠู† ุฃู…ู†ูˆุง ุตู„ّูˆุง ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ّู…ูˆุง ุชุณู„ูŠู…ุง,ุงู„ู„ู‡ู…ّ ุตู„ّ ูˆุณู„ّู… ูˆุจุงุฑูƒ ุนู„ู‰ ุณูŠّุฏู†ุง ูˆุญุจูŠุจู†ุง ูˆุดููŠุนู†ุง ูˆู…ูˆู„ุงู†ุง ู…ุญู…ّุฏ ูˆุณู„ِّู… ูˆุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุชุจุงุฑูƒ ูˆุชุนุงู„ู‰ ุนู† ูƒู„ّ ุตุญุงุจุฉ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุงุฌู…ุนูŠู†,ุงู…ูŠู† ูŠุง ุฑุจّ ุงู„ุนุงู„ู…ูŠู†

ุงู„ู„ู‡ู…ّ ุงุบูุฑ ู„ู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ูˆุงู„ู…ุคู…ู†ุงุช ูˆุงู„ู…ุณู„ู…ูŠู† ูˆุงู„ู…ุณู„ู…ุงุช ุงู„ุฃุญูŠุงุก ู…ู†ู‡ู… ูˆุงู„ุงู…ูˆุงุช,ุฅู†ّูƒ ุณู…ูŠุน ู‚ุฑูŠุจ ู…َุฌูŠุจ ุงู„ุฏّุนูˆุงุช ูŠุง ู‚ุงุถูŠ ุงู„ุญุงุฌุงุช,ุฑุจّู†ุง ู„ุง ุชُุฒุบ ู‚ุงูˆุจَู†ุง ุจุนุฏ ุฅุฐْ ู‡ุฏูŠุชู†ุง ูˆู‡ุจ ู„ู†ุง ู…ู† ู„ุฏู†ูƒ ุฑุญู…ุฉ ุฅู†ّูƒ ุงู†ุช ุงู„ูˆู‡ّุงุจ,ุฑุจّู†ุง ู„ุง ุชุคุงุฎุฐู†ุง ุฅู† ู†ุณูŠู†ุง ุฃูˆ ุฃุฎุทุฆู†ุง ุฑุจّู†ุง ูˆู„ุง ุชุญู…ู„ ุนู„ูŠู†ุง ุฅุตุฑุง ูƒู…ุง ุญู…ู„ุชู‡ ุนู„ู‰ ุงู„ุฐูŠู† ู…ู† ู‚ุจู„ู†ุง ุฑุจّู†ุง ูˆู„ุง ุชُุญู…ّู„ู†ุง ู…ุง ู„ุง ุทุงู‚ุฉ ู„ู†ุง ุจู‡ ูˆุงุนู ุนู†ّุง ูˆุงุบูุฑ ู„ู†ุง ูˆุงุฑุญู…ู†ุง ุงู†ุช ู…ูˆู„ุงู†ุง ูุงู†ุตุฑู†ุง ุบู„ู‰ ุงู„ู‚ูˆู… ุงู„ูƒุงูุฑูŠู†,ุฑุจّู†ุง ุงุชู†ุง ูู‰ ุงู„ุฏّู†ูŠุง ุญุณู†ุฉ ูˆูู‰ ุงู„ุฃุฎุฑุฉ ุญุณู†ุฉ ูˆู‚ู†ุง ุนุฐุงุจ ุงู„ู†ّุงุฑ

ุนุจุงุฏ ุงู„ู„ู‡ ุฅู†ّ ุงู„ู„ู‡ ูŠุฃู…ุฑ ุจุงู„ุนุฏู„ ูˆุงู„ุฅุญุณุงู† ูˆุฅูŠุชุงุก ุฐู‰ ุงู„ู‚ุฑุจَู‰ ูˆูŠู†ู‡ู‰ ุนู† ุงู„ูุญุดุงุก ูˆุงู„ู…ู†ูƒุฑ ูˆุงู„ุจุบูŠ ูŠَุนِุธُูƒู… ู„ุนู„ّูƒู… ุชุฐูƒّุฑูˆู† ูˆู„ุฐูƒุฑุงู„ู„ู‡ُ ุงูƒุจุฑ(ุฃู‚ูŠู…ูˆุง ุงู„ุตู„ุงุฉ)