Kehujjahan bertemu Rosul dalam mimpi

 

 

SUMBER DALIL DALIL YANG DIPERSELISIHKAN

Bertemu Rosul dalam mimpi

Ada perbedaan pendapat terkait mimpi bertemu Rosululloh dan dalam mimpi tersebut beliau mengatakan suatu perkara yang mengandung syari’at.

Berkata jama’ah Ahli Ilmu : Sesungguhnya hukum yang disampaikan oleh Rosululloh lewat mimpi adalah hujjah Syar’iyyah yang harus di amalkan,berdasarkan hadits

مَنْ رآنِي في المنامِ،فقد رآنِي في اليَقْظَةِ فإنّ الشّيطانَ لا يَتَمَثَّلُ بِي(رواه أحمد والبخاري)

“Barangsiapa yang bermimpi bertemu denganku,maka sesungguhnya dia telah bertemu denganku dalam keadaan jaga,karena syaithon tidak bisa menyerupaiku”

Berkata Mayoritas para Ulama : mimpi bukanlah hujjah dan secara mutlaq mimpi tidak menetapkan hukum syar’i,walaupun mimpi bertemu Nabi adalah mimpi yang haq(benar),dan syaithon tidak akan bisa menyerupai Nabi ,tetapi orang yang tidur bukanlah ahli menanggung riwayat(hadits) karena tidak memahaminya,dan karena hal ini berkata para Ahli Fiqih ; Tidak bisa ditetapkan Romadhon karena bertemu Nabi dalam mimpi dan Beliau mengatakan ‘’besok dimulai bulan Romadhon’’ karena tidak dhobitnya Rowi dan karena meragukan dalam Riwayatnya(karena sesuatu bisa disebut sunnah yang menjadi sumber hukum tetaplah harus sesuai dengan tuntutan para Ulama,dimana sunnah tersebut haruslah shohih ataupun hasan).

 

Wallohu A’lam bi showab

 

 

 

Da'wah adalah keajiban kita bersama,dengan blog ini hendak melaksanakan kewajiban tersebut.

Share this

Add Comments


EmoticonEmoticon